Postingan

Coding Bisa Dipelajari, Tapi Menjelaskan Butuh Bahasa yang Dipahami

  Di jurusan Teknologi Informasi (TI), mahasiswa belajar banyak hal teknis: coding, sistem, jaringan, dan lain-lain. Tapi sering kali, satu hal penting terlupakan—kemampuan menjelaskan ide dengan bahasa Indonesia yang jelas dan mudah dimengerti. Banyak yang merasa cukup bisa “ngoding”, padahal di dunia kerja dan kuliah, kita juga dituntut membuat laporan, presentasi, dan dokumentasi. Jika tidak bisa menjelaskan sistem yang dibuat, maka ide sehebat apa pun bisa gagal dipahami. Bahasa Indonesia berperan penting sebagai jembatan antara teknologi dan manusia. Menulis dokumentasi, menjelaskan antarmuka aplikasi, bahkan menyampaikan ide ke tim atau dosen, semua itu butuh kemampuan berbahasa yang baik. Teknologi bukan hanya soal logika, tapi juga komunikasi. Coding bisa dipelajari lewat tutorial, tapi menyampaikan solusi secara efektif butuh latihan berbahasa. Maka dari itu, mahasiswa TI sebaiknya mulai membiasakan diri menulis dan menjelaskan teknologi dalam bahasa Indonesia yang...

TUGAS SEJARAH KELOMPOK 4 Anggota kelompok:1.Anca Masdiansa 2.Divo Al-Fajri 3.Sahrul Reza 4.Muhammad Hafidh

Sejarah Jaringan Komputer Global/Dunia dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah, sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun ya...